BIOEKOLOGI SUMBERDAYA MANGROVE DI PANTAI MARINE FIELD STATION DESA HILA, KECAMATAN LEIHITU, MALUKU TENGAH
Keywords:
bioekologi, mangrove, sumberdaya pesisir, Sonneratia alba, Bruguiera gymnorrhiza, Hila.Abstract
Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir tropis yang memiliki fungsi ekologis dan ekonomis penting, antara lain sebagai habitat biota, pelindung pantai, penyedia sumberdaya perikanan, serta penyimpan karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi bioekologi sumberdaya mangrove dan sumberdaya perikanan yang berasosiasi dengan ekosistem mangrove di Pantai Marine Field Station, Desa Hila, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah. Pengamatan dilakukan pada 14 Juni 2025 melalui observasi lapangan, identifikasi sumberdaya, pengukuran parameter lingkungan, dokumentasi, dan wawancara. Parameter lingkungan yang diamati meliputi suhu, pH, salinitas, kondisi substrat, serta karakteristik habitat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa vegetasi mangrove yang teridentifikasi terdiri atas Sonneratia alba dan Bruguiera gymnorrhiza. Selain vegetasi mangrove, ditemukan pula sumberdaya asosiasi berupa alga coklat dari kelompok Padina, gastropoda, dan bivalvia. Kondisi perairan pada saat pengamatan menunjukkan suhu sekitar 28°C, pH 9,18, dan salinitas 37 ppt, sedangkan substrat pantai didominasi oleh pasir dan batuan. Keberadaan dua jenis mangrove menunjukkan adanya kemampuan vegetasi mangrove beradaptasi terhadap kondisi intertidal dengan karakteristik substrat dan salinitas tertentu. Namun, rendahnya jumlah jenis yang ditemukan dalam pengamatan menunjukkan perlunya inventarisasi lebih lanjut menggunakan metode kuantitatif untuk memperoleh gambaran struktur komunitas secara lebih komprehensif. Hasil penelitian dapat menjadi informasi awal dalam pengelolaan, perlindungan, dan pemantauan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Hila.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LPPM UBN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

