KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK HABITAT UNDUR-UNDUR LAUT (Hippa sp) DI ZONA INTERTIDAL PANTAI BELAKANG DESA PULAU AY, KECAMATAN BANDA

Authors

  • Ranan Kadja Universitas Banda Naira
  • Munira Munira Universitas Banda Naira
  • Jenny Abidin Universitas Banda Naira
  • Yeny Ahad Universitas Banda Naira

DOI:

https://doi.org/10.62176/.v11i01.490

Keywords:

Kelimpahan, Karakteristik habitat, Hippa

Abstract

Undur-undur laut adalah salah satu jenis hewan Crustacea. Di beberapa daerah di Indonesia, masyarakat menyebutnya sebagai ketam pasir sedangkan di Kepulauan Banda masyarakat mengenalnya dengan sebutan lokal potok. Salah satu jenis diantaranya adalah Hippa. Tidak banyak yang mengenal undur-undur laut dari Famili Hippidae ini. Hewan ini dapat ditemukan di pesisir pantai berpasir pada beberapa tempat yang ada di Kepulaan Banda, salah satunya adalah Pulau Ay. Undur-undur laut belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat secara umum, walaupun beberapa penelitian menyebutkan bahwa undur–undur laut memiliki kandungan gizi yang baik bagi pertumbuhan anak–anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis undur-undur laut apa saja yang ada di pesisir pantai Belakang Desa Pulau Ay dan untuk mengetahui kelimpahan, dan karakteristik habitat undur-undur laut di pesisir pantai Belakang Desa Pulau Ay. Analisis terhadap kelimpahan jenis mengacu pada formula menurut Dahuri et al. (1993). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 4 jenis undur-undur laut (Hippa) yaitu Hippa ovalis, Hippa adactyla, Hippa marmorata, dan Hippa sp dengan nilai kelimpahan jenis tertinggi tertinggi adalah Hippa ovalis (0.2175 ind/m2) dan Hippa sp memiliki nilai terendah (0,0875 ind/m2). Karakteristik habitat menyangkut suhu, salinitas, pH dan substrat. Suhu yang didapatkan yaitu 27oC-29oC, salinitas pada kisaran 30%o-32 %o, pH yang didapatkan adalah 7 dan substrat di lokasi penelitian adalah kerikil dan pasir halus.

References

Darusman, V,Max Rudolf Muskananfola, Ruswahyun 2015. Kelimpahan Undur-Undur Laut (Hippidae) dan Sebaran Sedimen di Pantai Pagak Kecamatan Ngombol, Purworejo, Jawa Tengah. Program Studi ManajemenSumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro.

Desi,T, Suryanti,S, Widyorini,N. 2020. Habitat preference and abundance of Mole crab based on sea tides in coastal Area of kebumen regency. Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan.

Hayward, P. J., & Ryland, J. S. 2017. Handbook of the Marine Fauna of North-West Europe.

Mahsar A, Wardiatno. Y. 2016. Biomassa Sesaat Sumber Daya Perikanan Undur- Undur Laut (Crustacea: Decapoda: Hippidae) Di Pantai Berpasir Cilacap Dan Kebumen, Jawa Tengah. Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Nirmala, I.V, Sulardiono, B, Hartoko,A. 2020. Analisis Densitas Emerita emeritus Terhadap Tekstur dan Bahan Organik Sedimen di Pantai Glagah, Kulon Progo, Yogyakarta. Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro.

Zhang, M., & Li, Z. 2009. "Effect of environmental factors on the growth and reproduction of Hippopus ovalis in coastal waters."

Additional Files

Published

2025-02-19

How to Cite

Kadja, R. ., Munira, M. ., Abidin, J. ., & Ahad, Y. (2025). KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK HABITAT UNDUR-UNDUR LAUT (Hippa sp) DI ZONA INTERTIDAL PANTAI BELAKANG DESA PULAU AY, KECAMATAN BANDA. MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan Dan Masyarakat Pesisir, 11(01), 33-43. https://doi.org/10.62176/.v11i01.490

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>