PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KEMATANGAN GONAD IKAN WAKONGMERAH (Caesio chrysozona) YANG DIDARATKAN DI PANTAI DESA KAMPUNG BARU KECAMATAN BANDA MALUKU TENGAH

Penulis

  • Wita Uswanas Universitas Banda Naira
  • Tjameria La Ima Universitas Banda Naira
  • Munira munira Universitas Banda Naira

DOI:

https://doi.org/10.62176/munggai.v10i01.367

Kata Kunci:

Ikan wakong,pertumbuhan,tingkat kematangan gonad

Abstrak

 

Ikan wakong(Caesio chrysozona) merupakan sumberdaya ikan yang cukup melimpah dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi masyarakat di Kepulauan Banda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbahan, tingkat kematangan gonad (TKG) dan Indeks Kematangan Gonad (IKG) ikan wakong merah (Caesio chryzosona) yang di daratkan di pantai Desa Kampung Baru Kecamatan Banda Maluku Tengah. Penelitian ini dilakukan bulan Juli - Agustus 2023.Sampel ikan yang dikoleksi sebanyak 40 ekor.Ikan sampel diukur panjang total dan ditimbang bobot tubuhnya. Selanjutnya ikan dibedah untuk pengamatan gonad. Setiap gonad ikan ditimbang beratnya dan ditentukan tingkat kematangan gonad (TKG). Analisis hubungan panjang bobot, TKG dan IKG mengacu pada Effendi (1979). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh ikan jantan sebanyak 14 ekor dan betina sebanyak 26 ekor dengan ukuran panjang berkisar antara 18 – 24 cm dan bobot tubuh 83-220 gr untuk ikan betina dan jantan 79-171 gr. Analisis hubungan panjang bobot ikan wakong merah (C.chrysozona) diperoleh nilai b sebesar 3.664 untuk ikan betina dengan nilaiR2= 0.834 dan nilai b ikan jantan 1.446 dengannilai R2= 0.273. Persamaan hubungan panjang bobot ikan wakong merah betina W=0.00183.664 dan untuk ikan jantan W=1.78761.446. Tingkat kematangan gonad (TKG) ikan betina maupun jantan didominasi oleh TKG II. Indeks kematangan gonad (IKG) selama penelitian bervariasi pada setiap bulan. Nilai IKG jantan tertinggi3.10  % terendah 0.25 %,  sedangkan IKG betina tertinggi 2,562 % dan terendah 0.091 %.

 

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2024-02-13