IDENTIFIKASI JENIS ORGANISME PENEMPEL DI KERAMBA JARING APUNG IKAN BUBARA DI PERAIRAN PELABUHAN PERIKANAN DESA NUSANTARA, KECAMATAN BANDA

Authors

  • Sani Lapuasa Universitas Banda Naira
  • Ahmad Doni Universitas Banda Naira

DOI:

https://doi.org/10.62176/.v11i01.491

Keywords:

Identifikasi, Organisme Penempel, Keramba Jaring Apung

Abstract

Identifikasi organisme penempel di keramba jaring apung merupakan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kerusakan pada keramba jaring apung yang di akibatkan kepadatan organisme penempel sehingga mempengaruhi perkembangan ikan bubara di keramba jaring apung pada lokasi penelitian. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kepadatan organisme penempel yang ada di keramba jaring apung ikan bubara di sekitaran perairan pelabuhan perikanan, dan juga untuk mengetahui faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan organisme penempel. Hasil penelitian ini yaitu Mengidentifikasi kepadatan organisme penempel yang ada di keramba jaring apung ikan bubara di perairan pelabuhan perikanan meliputi berbagai jenis invertebrata sessil, makroalga, dan makroorganisme biofilm. Di antara organisme yang dominan adalah Barnacles (teritip), Moluska (Mytilidae), Echinoida, Hydrozoa, Demospongiae, serta makroalga seperti Ulva sp. dan Gastropoda. Keberagaman jenis ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan spesifik di setiap lokasi penelitian. Perairan Pelabuhan Perikanan menunjukkan kepadatan sedang hingga tinggi (25–650 individu/m²), dipengaruhi oleh tingginya produktivitas organik dari aktivitas pelabuhan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan organisme penempel seperti suhu, salinitas, dan pH memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan organisme penempel di KJA ikan bubara. Parameter lingkungan di lokasi penelitian memiliki Suhu air berkisar antara 29⁰C - 32,6⁰C. pH air laut berkisar antara 7,6 -7,9 dan nilai salinitas berkisar antara 30-33 ppt.

References

Abarzua, S., & S. Jakubowski. 1995. Biotechnological Investigation For The Prevention Of Biofouling. I. Biological And Biochemical Principles For Prevention Of Biofouling. Mar. Ecol. Prog. Ser. 123:

Baveridge, C.M.1987. Cage Aquaculture. Dorset Press. Porchester. 365 Pp

Cohen, A. 2005. Rapid Assessment Shore Survey for Exotic Species in San Francisco. 32 p. Oakland. San Francisco Estuary Institute.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber Daya Perairan. Yogyakarta: Kanisius.

Fabioux, C. et al., 2005. Temperature and photoperiod drive crassostrea gigas reproductive internal lock. Aquaculture, Issue 250, pp. 458-470.

Hidayati, S. 2020. "Pengaruh Keramba Jaring Apung Terhadap Keanekaragaman Hayati". Jurnal Ilmu Perikanan, 6(1)

Kardi, M. 2015. Budidaya Ikan Dengan Keramba Jaring Apung. Jakarta: Penebar Swadaya.

Wildan Al-Kautsar, 2020, Pengaruh Faktor Oseanografi Terhadap Laju Penempelan Macrofouling Pada Tiang Pancang Jembatan Suramadu, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel , Surabaya.

Additional Files

Published

2025-02-19

How to Cite

Lapuasa, S. ., & Doni, A. . (2025). IDENTIFIKASI JENIS ORGANISME PENEMPEL DI KERAMBA JARING APUNG IKAN BUBARA DI PERAIRAN PELABUHAN PERIKANAN DESA NUSANTARA, KECAMATAN BANDA. MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan Dan Masyarakat Pesisir, 11(01), 44-53. https://doi.org/10.62176/.v11i01.491