PENGEMBANGAN LINGUISTIK KE MASA DEPAN TELAAH HUBUNGAN BAHASA, PENGETAHUAN, DAN LINGKUNGAN (Sebuah Pendekatan Ekolinguistik)
DOI:
https://doi.org/10.62176/paradigma.v2i1.27Keywords:
bahasa, pengetahuan, lingkunganAbstract
Tulisan ini berlatarbelakang kekhawatiran akan punahnya
keanekaragaman linguistik, budaya, dan lingkungan yang
diakibatkan proses sosio-ekonomi global sekarang ini. Ancaman
kepunahan bahasa-bahasa lokal akan mengancam pula kepunahan
kebijakan, kultur, pengetahuan local, dan pandangan hidup
penuturnya. Resiko yang tinggi adalah kepunahan pengetahuan
lingkungan lokal tradisional/etnoekologis, seperti klasifikasi
pengetahuan lingkungan lokal dalam pemanfaatan alam oleh
masyarakat lokal, konsep-konsep ekologis dan pengelolaan sumber
daya alam serta praktiknya secara alami dan mendalam oleh
masyarakat lokal. Tulisan ini memberi perspektif jalan keluar untuk
mengatasi problema di atas yakni model Posey „subject-matter
model’ yang terangkum dalam Malfi (2001) untuk penelitian di
wilayah berskala kecil; penelitian untuk melihat keterkaitan antara
keragaman bio-kultural dengan aspek linguistik yang
menghubungkan bahasa, pengetahuan, dan lingkungan. Yang jadi
pertimbangan utama dan dipertanyakan adalah kalau linguistik
berperan kunci dalam hubungan antara pengetahuan, budaya, dan
lingkungan mengapa kemudian linguistik tidak bisa berbuat banyak
untuk mengakui mata rantai ini dan melakukan tugas untuk
mengkodekan pengetahuan budaya ini?

