THE DEVELOPMENT OF DISASTER HISTORY LEARNING MATERIALS IN SENIOR HIGH SCHOOL HISTORY EDUCATION BASED ON FINDINGS FROM THE LIYANGAN ARCHAEOLOGICAL SITE
DOI:
https://doi.org/10.62176/bastoria.v4i1.609Keywords:
Disaster History, History Learning, Archaeology, Archaeological Site, Disaster EducationAbstract
Pembahasan sejarah kebencanaan dalam pembelajaran sejarah di tingkat Sekolah Menengah Atas masih relatif terbatas, meskipun Indonesia merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerentanan bencana. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan materi sejarah kebencanaan dalam pembelajaran sejarah berdasarkan temuan arkeologis Situs Liyangan serta relevansinya dengan pembelajaran sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber literatur seperti buku akademik, artikel jurnal, serta dokumen pendidikan yang berkaitan dengan sejarah kebencanaan dan pembelajaran sejarah. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan interpretatif untuk memahami keterkaitan antara temuan arkeologis dan pengembangan materi pembelajaran sejarah. Hasil penelitian menunjukkan temuan arkeologis Situs Liyangan memberikan bukti mengenai kehidupan masyarakat masa lalu serta dampak bencana vulkanik yang menimbun kawasan permukiman tersebut. Temuan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai materi sejarah kebencanaan yang kontekstual. Integrasi materi ini dalam pembelajaran sejarah dapat memperkaya pemahaman siswa mengenai hubungan antara manusia dan lingkungan dalam perspektif historis serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya mitigasi bencana.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 BANDA HISTORIA: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Studi Budaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

