Autor Guidelines

PETUNJUK PENULISAN JURNAL BANDA HISTORIA

PETUNJUK UMUM

  • Naskah yang dipublikasikan pada jurnal Banda Historia adalah asli hasil penelitian penelitian yang belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang dalam proses review di jurnal ilmiah atau media manapun, dan tidak akan diserahkan ke setiap media selama proses review, kecuali penulis telah resmi menarik naska dari Jurnal BANDA HISTORIA. Pernyataan tersebut harus dituangkan dalam sebuah pernyataan orisinalitas dan hak cipta penulis.
  • Naskah mencakup beragam topik penelitian pendidikan sejarah, ilmu sejarah dan studi budaya
  • Jurnal dipublikasikan setiap 2 (dua) kali pertahun, yakni pada bulan Mei dan November.
  • Bagi Anda yang sudah terlanjur mengirim naska, tetapi perlu perbaikan, akan kami bantu salurkan kepada jasa editing melalui admin Jurnal Banda Historia.

PETUJUK KHUSUS :

JUDUL UTAMA MENGGUNAKAN HURUF KAPITAL: 

Sub Judul menggunakan huruf kapital di awal kata, dan menjelaskan judul utama makalah (posisi tengah, Tebal, 16pt)

ABSTRAK

Abstrak harus berbahasa Inggris dan Indonesia, yang disajikan terpisah dari artikel, sehingga harus dapat berdiri sendiri. Abstrak yang disiapkan dengan baik memungkinkan pembaca untuk mengidentifikasi isi dasar dari sebuah dokumen dengan cepat dan akurat, untuk menentukan relevansinya dengan minat mereka, dan dengan demikian memutuskan apakah akan membaca dokumen secara keseluruhan. Abstrak harus informatif dan benar-benar jelas, memberikan pernyataan yang jelas tentang masalah, pendekatan atau solusi yang diusulkan, dan menunjukkan temuan dan kesimpulan utama. Abstrak harus terdiri dari 150 hingga 200 kata. Referensi harus dihindari, tetapi jika penting, maka kutip penulis dan tahun. Nomenklatur standar harus digunakan, dan singkatan yang tidak standar atau tidak biasa harus dihindari, tetapi jika penting mereka harus didefinisikan pada saat pertama kali disebutkan dalam abstrak itu sendiri. Tidak ada literatur yang harus dikutip. Daftar kata kunci memberikan kesempatan untuk menambahkan 5 sampai 7 kata kunci, yang digunakan oleh layanan pengindeksan dan abstrak, selain yang sudah ada di judul (9 pt).

1. PENDAHULUAN (10 PT)

Format teks utama terdiri dari kolom rata kiri-kanan pada kertas A4 (kuarto). Teks margin dari kiri dan atas 2,5 cm, kanan dan bawah 2 cm. Naskah ditulis dalam Microsoft Word, spasi tunggal, Time New Roman 10 pt, dan maksimal 12 halaman untuk artikel penelitian asli, atau maksimal 16 halaman untuk review/survey paper, yang dapat diunduh di website: http://ijere. iaescore.com.

Bagian Pendahuluan harus memberikan: i) latar belakang yang jelas, ii) pernyataan masalah yang jelas, iii) literatur yang relevan tentang subjek, iv) pendekatan atau solusi yang diusulkan, dan v) nilai baru penelitian yang merupakan inovasi (dalam 3-6 paragraf). Ini harus dimengerti oleh rekan-rekan dari berbagai disiplin ilmu. Organisasi dan kutipan bibliografi dibuat dengan gaya Jurnal Banda Historia (BASTORIA) dengan system endnote seperti ini; (Thalib, 2018: 06). Istilah dalam bahasa asing ditulis miring (italic). Teks harus dibagi menjadi beberapa bagian, masing-masing dengan judul yang terpisah dan diberi nomor secara berurutan. 

Judul bagian atau subbagian harus diketik pada baris terpisah, misalnya, 1. PENDAHULUAN. Artikel lengkap biasanya mengikuti struktur standar: 1. Pendahuluan, 2. Landasan Teori dan/atau Metode yang Diusulkan (opsional), 3. Metode, 4. Hasil dan Pembahasan, dan 5. Kesimpulan. Struktur ini dikenal sebagai gaya IMRaD.

Kajian pustaka yang telah dilakukan penulis gunakan pada bagian “PENDAHULUAN” untuk menjelaskan perbedaan manuskrip dengan makalah lain, yaitu bersifat inovatif, digunakan pada bagian “METODE” untuk menjelaskan langkah penelitian dan digunakan pada bagian “HASIL DAN PEMBAHASAN” untuk mendukung analisis hasil. Jika naskah yang ditulis benar-benar memiliki orisinalitas tinggi, yang mengusulkan metode atau algoritma baru, bagian tambahan setelah bagian "PENDAHULUAN" dan sebelum bagian "METODE" dapat ditambahkan untuk menjelaskan secara singkat teori dan/atau metode/algoritma yang diusulkan.

2. METODE (10 PT)

Prosedur kerja penelitian ditulis dengan jelas, sehingga percobaan atau penelitian dapat dilakukan diulangi dengan hasil yang sama. Bagian ini memuat rancangan/prosedur penelitian, populasi dan sampel/sumber data, teknik pengumpulan data dan pengembangan instrumen, analisis data teknik. Penyajiannya dilakukan secara naratif dalam bentuk terintegrasi paragraf.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN (10 PT)

Berisi uraian tentang: (a) data yang disajikan telah diolah dan dituangkan dalam tabel dan atau gambar, memberikan informasi yang mudah dipahami, (b) bagian pembahasan menjelaskan tentang hubungan antara hasil yang diperoleh dengan konsep dasar dan/atau hipotesis, (c) ada segala kesesuaian atau konflik dengan hasil penelitian orang lain; (d) itu juga direkomendasikan untuk menulis tentang implikasi dari hasil penelitian, baik teoritis dan terapan.

  1. Sub bagian 1 (10 PT)

Jika terdapat sub bagian judul harus ditulis berdasarkan urutan penomoran mengikuti nomor sebelumnya. Jika terdapat gambar/foto maka penempatan dan penulisannya sebagai berikut:

  1. Sub bagian 2

Jika masih terdapat sub bagian kedua maka harus ditulis berdasarkan urutan penomoran mengikuti nomor sebelumnya. (Lihat Template).

4. KESIMPULAN (10 PT)

Memberikan pernyataan bahwa apa yang diharapkan seperti yang tertera pada bagian “PENDAHULUAN” pada akhirnya dapat menghasilkan bagian “HASIL DAN PEMBAHASAN”, sehingga terdapat kesesuaian. Selain itu juga dapat ditambahkan prospek pengembangan hasil penelitian dan prospek penerapan studi lanjutan ke depan (berdasarkan hasil dan pembahasan).

UCAPAN TERIMA KASIH (10 PT)

Penulis mengucapkan terima kasih... . Dalam kebanyakan kasus, pengakuan dukungan sponsor dan keuangan 

REFERENSI (10 PT)

Kutipan di dalam badan artikel untuk referensi harus menggunakan aplikasi Mendeley style dengan style American Psychological Association (APA), versi 7.0, atau yang lebih baru.

Contoh:

Alwi, Des. (2006). “Sejarah Banda Naira”. Malang: Penerbit Pustaka Bayan.

Donkersgoed, J. van and Farid, M. (2022). “Belang and Kabata Banda: The significance of nature in the adat practices in the Banda Islands”, Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia 23(2): 415-450.

Farid, Muhammad. (2021). “Tanabanda: Esai-esai tentang Mitos, Sejarah, Sosial, Budaya Pulau Banda Naira”. Jakarta: Prenada Media

Ghosh, Amitav. (2021). The Nutmeg's Curse. In The Nutmeg's Curse. University of Chicago Press 

Kaartinen, T. (2012). “Puisi lisan masyarakat Banda Eli; Ketahanan budaya di Maluku setelah Perang Pala”, Antropologi Indonesia, Indonesian Journal of Social and Cultural Anthropology 33(3): 228-239.

Lape, P. V. (2002). “Historic maps and archaeology as a means of understanding late precolonial settlement in the Banda Islands Indonesia”, Asian Perspectives: The Bulletin of the Far-Eastern Prehistory Association 41(1): 42-70. [Available at: https://scholarspace .manoa.hawaii.edu/server/api/core/bitstreams/8caac4b2-1395-495a-88f1-fdf932f4d0b6/content.]

Renyaan, Kasman. (2021). Banda Naira : Titik Nol Jalur Rempah Nusantara (Online) https://www.ag-historis.com/2021/06/banda-naira-laboratorimum-alam-dan.html. Diakses pada 15 Agustus

Thalib, Usman. (2012). “Sejarah Masuknya Islam di Maluku”. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Ambon.

Winn, P. (1998). “‘Banda is the blessed land’; Sacred practice and identity in the Banda Islands, Maluku”, Jurnal Antropologi Indonesia 57: 71-80.

 

INFORMASI PETUJUK PENULISAN NASKAH

Untuk mempermudah pemahaman terkait dengan petujuk penulisan naskah yang akan dipublikasikan pada jurnal BANDA HISTORIA Anda dapat mendonload template jurnal ini, telah tersedia pada kolom tampilan depan.