https://josths.id/ojs3/index.php/jpbihs/issue/feed JURNAL BACARITA 2026-05-24T00:47:35+00:00 Fadly Kasdam, S.Pd., M.Pd kasdam26@gmail.com Open Journal Systems <p>Jurnal Bacarita merupakan wadah pemikiran kreatif, dan inovatif berupa karya tulis Ilmiah. Bidang keilmuan yang diutamakan adalah pendidikan, sosial, dan homaniora.</p> <p>Jurnal Bacarita terbuka untuk semua pihak, baik peneliti dosen, mahasiswa, maupun untuk umum. dengan mengutamakan hak dan kewajiban setiap penulis.</p> <p>Tim Editor terdiri dari pada dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Banda Naira. Sehingga, mengutamakan penulisan yang benar sesuai ketentuan yang tercantum dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI); Penggunaan Bahasa Baku; Memperhatikan struktur penulisan sesuai ketentuan yang berlaku; dan, menghindari makna ganda (ambigu).</p> <p>Tim Reviewer terdiri dari para penulis yang telah banyak menghasilkan karya penulisan, baik berupa artikel publikasi dan buku.</p> https://josths.id/ojs3/index.php/jpbihs/article/view/623 ANALISIS GAYA BAHASA PARADOKS DALAM INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN NEGERI MERDEKA KECAMATAN BANDA 2026-05-15T01:33:04+00:00 Irfandi Van Sukker mujiatilasaadi01ubn@gmail.com Mujiati La Saadi mujiatilasaadi01ubn@gmail.com <p>Dalam menyampaikan pesan kepada lawan tutur, seseorang sering menentangkan makna dalam kalimatnya. Penggunaan gaya bahasa tersebut untuk memberi kesan estetika pada kalimat yang disampaikan, sehingga lawan tutur terkesan dengan gaya bahasa tersebut. Pesan makna yang berlawanan dengan pendapat yang umum dan bisa dianggap aneh atau luar biasa ini disebut juga dengan paradoks. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa paradoks masyarakat nelayan pada Negeri Merdeka Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan desain deskriptif kualitatif.&nbsp; Subjek penelitian ini adalah masyarakat nelayan Desa Merdeka yang emlakukan interaksi komunkasi. Lokasi penilitan ini di Negeri Merdeka Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah dengan fokus penelitian pada masyarakat Nelayan yang tinggal di RT 01 Negeri Merdeka Kecamanatan Banda. Data dalam penelitian ini adalah kalimat yang dituturkan oleh masyarakat nelayan yang mengandung gaya bahasa paradoks. Sumber Data dalam penelitian ini adalah tuturan lisan masyarakat nelayan yang melakukan interaksi komunikasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik libat cakap, rekam, dan wawancara tidak terstruktur. Adapun alur analisis data dalam penelitian ini mengadopsi alur penelitian Milles dan Huberman (2009), yaitu (1) Reduksi, (2) sajian data, dan (3) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa gaya bahasa paradoks masyarakat nelayan Negeri Merdeka digunakan secara bervariasi dengan memperhatikan unsur menarik, jujur, dan sopan santun, dengan bentuk paradoksnya yaitu kontradiktif, hubungan situasional, dan hiporbolik. Adapun makna paradoksnya yang muncul sesuai dengan bentuk tuturan, di anatarnya makna konotatif, kontradikstif perbuatan yang dilakukan. Semnetara fungsi penggunaan bahasa paradoks, yaitu fungsi retoris, ekspresif, dan interpersonal.</p> 2026-05-15T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UBN https://josths.id/ojs3/index.php/jpbihs/article/view/643 PERFORMANCE BAUMAN DALAM LIRIK LAGU “YA ALLAH” KARYA APOY WALI BAND 2026-05-24T00:26:08+00:00 Kasmawati kwati2067@gmail.com <p><em>Performance</em> merupakan ungkapan penutur dalam menampilkan kompetensi komunikatifnya melalui sebuah lagu, dengan memanfaatkan gaya bahasa sebagai sarana ekspresi emosional yang dapat dimaknai dan dinilai oleh pendengar berdasarkan konteks yang melatarinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada analisis <em>performance</em> dalam lirik lagu “Ya Allah” karya Apoy Wali Band. Data penelitian berupa teks lirik lagu yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi serta teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan dengan menggunakan perspektif performance dari Bauman (1977), yang meliputi aspek <em>display</em> <em>of</em> <em>communicative</em> <em>competence,</em> <em>audience,</em> <em>framing,</em> <em>keying,</em> dan <em>emergence.</em> Proses analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman (1992) yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang telah diklasifikasikan kemudian diinterpretasikan secara kontekstual untuk mengungkap makna religius dan fungsi sosial dalam lirik lagu tersebut.Hasil penelitian ini menunjukkan <em>performance</em> <em>keying,</em> komuniasi, <em>framing</em> dan <em>emergent</em> dalam lagu “Ya Allah” terlihat melalui penggunaan repetisi, diksi religius, dan gaya penyampaian yang menunjukkan kompetensi komunikatif penutur dalam menyampaikan pesan kepada audiens. Pengulangan frasa “Ya Allah Ya Rabbi” berfungsi sebagai <em>keying</em> yang menandai lirik sebagai bentuk doa dan zikir, sedangkan unsur <em>framing</em> tampak pada pembingkaian lagu sebagai komunikasi sakral antara manusia dan Tuhan. Selain itu, makna lagu bersifat <em>emergent</em>, yaitu muncul melalui interaksi antara teks lirik, penyanyi, audiens, dan konteks sosial budaya religius masyarakat.</p> 2026-05-24T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 LPPM UBN https://josths.id/ojs3/index.php/jpbihs/article/view/645 IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 34 MALUKU TENGAH 2026-05-24T00:47:35+00:00 Mujiati La Saadi mujiatilasaadi01ubn@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran di SMP Negeri 34 Maluku Tengah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui studi lapangan. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 34 Maluku Tengah pada tanggal 2–17 November 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 34 Maluku Tengah telah berjalan dengan cukup baik melalui empat aspek utama, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penguatan Profil Pelajar Pancasila, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) dan menyesuaikannya dengan karakteristik peserta didik. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran berpusat pada peserta didik dengan penerapan metode yang variatif. Penguatan Profil Pelajar Pancasila dilaksanakan melalui kegiatan proyek yang menumbuhkan sikap gotong royong, kreativitas, dan kemandirian. Evaluasi pembelajaran dilakukan menggunakan asesmen formatif dan sumatif secara berkelanjutan. Kendala dalam implementasi kurikulum, antara lain keterbatasan pemahaman awal guru terkait Kurikulum Merdeka, keterbatasan sarana dan jaringan, rendahnya keterlibatan orang tua, serta kebutuhan adaptasi peserta didik terhadap model pembelajaran baru</p> 2026-05-24T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 LPPM UBN