PERFORMANCE BAUMAN DALAM LIRIK LAGU “YAALLAH” KARYA APOY WALI BAND
Isi Artikel Utama
Abstrak
Performance merupakan ungkapan penutur dalam menampilkan kompetensi komunikatifnya
melalui sebuah lagu, dengan memanfaatkan gaya bahasa sebagai sarana ekspresi emosional
yang dapat dimaknai dan dinilai oleh pendengar berdasarkan konteks yang melatarinya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada analisis
performance dalam lirik lagu “Ya Allah” karya Apoy Wali Band. Data penelitian berupa teks
lirik lagu yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi serta teknik simak dan catat. Analisis
data dilakukan dengan menggunakan perspektif performance dari Bauman (1977), yang
meliputi aspek display of communicative competence, audience, framing, keying, dan
emergence. Proses analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman (1992) yang
mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang telah
diklasifikasikan kemudian diinterpretasikan secara kontekstual untuk mengungkap makna
religius dan fungsi sosial dalam lirik lagu tersebut.Hasil penelitian ini menunjukkan
performance keying, komuniasi, framing dan emergent dalam lagu “Ya Allah” terlihat melalui
penggunaan repetisi, diksi religius, dan gaya penyampaian yang menunjukkan kompetensi
komunikatif penutur dalam menyampaikan pesan kepada audiens. Pengulangan frasa “Ya Allah
Ya Rabbi” berfungsi sebagai keying yang menandai lirik sebagai bentuk doa dan zikir,
sedangkan unsur framing tampak pada pembingkaian lagu sebagai komunikasi sakral antara
manusia dan Tuhan. Selain itu, makna lagu bersifat emergent, yaitu muncul melalui interaksi
antara teks lirik, penyanyi, audiens, dan konteks sosial budaya religius masyarakat.
Rincian Artikel
Bagian
Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Isi Artikel Utama
Abstrak
Performance merupakan ungkapan penutur dalam menampilkan kompetensi komunikatifnya
melalui sebuah lagu, dengan memanfaatkan gaya bahasa sebagai sarana ekspresi emosional
yang dapat dimaknai dan dinilai oleh pendengar berdasarkan konteks yang melatarinya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada analisis
performance dalam lirik lagu “Ya Allah” karya Apoy Wali Band. Data penelitian berupa teks
lirik lagu yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi serta teknik simak dan catat. Analisis
data dilakukan dengan menggunakan perspektif performance dari Bauman (1977), yang
meliputi aspek display of communicative competence, audience, framing, keying, dan
emergence. Proses analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman (1992) yang
mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data yang telah
diklasifikasikan kemudian diinterpretasikan secara kontekstual untuk mengungkap makna
religius dan fungsi sosial dalam lirik lagu tersebut.Hasil penelitian ini menunjukkan
performance keying, komuniasi, framing dan emergent dalam lagu “Ya Allah” terlihat melalui
penggunaan repetisi, diksi religius, dan gaya penyampaian yang menunjukkan kompetensi
komunikatif penutur dalam menyampaikan pesan kepada audiens. Pengulangan frasa “Ya Allah
Ya Rabbi” berfungsi sebagai keying yang menandai lirik sebagai bentuk doa dan zikir,
sedangkan unsur framing tampak pada pembingkaian lagu sebagai komunikasi sakral antara
manusia dan Tuhan. Selain itu, makna lagu bersifat emergent, yaitu muncul melalui interaksi
antara teks lirik, penyanyi, audiens, dan konteks sosial budaya religius masyarakat.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.