LAWERE: Jurnal Program Studi MSP https://josths.id/ojs3/index.php/jmsphs LPPM UNIVERSITAS BANDA NAIRA id-ID LAWERE: Jurnal Program Studi MSP INVENTARISASI JENIS-JENIS TERIPANG (HOLOTHUROIDEA) PADA PANTAI DESA NUSANTARA DAN PANTAI DESA DWI WARNA KECAMATAN BANDA, KABUPATEN MALUKU TENGAH. https://josths.id/ojs3/index.php/jmsphs/article/view/85 <p>Teripang (<em>Holothuroidea</em>) merupakan sumberdaya hayati laut yang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Teripang selain dimanfaatkan sebagai makanan berprotein tinggi, juga telah digunakan dalam industri obat-batan, kosmetik dan industri lainnya. Perairan Pantai Desa Nusantara dan Pantai Desa Dwiwarna merupakan salah satu perairan pantai yang terletak di sebelah selatan Pulau Naira yang memiliki potensi Teripang (<em>Holothuroidea</em>) yang dapat ditemukan oleh masyarakat. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis Teripang <em>(Holothuroidea)</em> yang terdapat pada pantai Desa Nusantara dan pantai Desa Dwiwarna Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah.</p> <p>Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2020 di perairan pantai Desa Nusantara dan pantai Desa Dwiwarna Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Pengamatan&nbsp; dilakukan&nbsp; secara&nbsp; kuantitatif&nbsp; dengan&nbsp; penerapan&nbsp; metode line transek atau transek&nbsp; linier kuadran pada&nbsp; lokasi&nbsp; yang&nbsp; sudah&nbsp; ditentukan. Panjang pantai 290 m, transek ditarik tegak lurus 30 m dari garis pantai ke arah laut dengan panjang 110 m. Pengambilan sampel dibagi menjadi 4 stasiun (2 Stasiun di pantai Desa Nusantara dan 2 Stasiun di pantai Desa Dwiwarna), dimana masing-masing stasiun terdiri dari 2 transek, 1 transek terdiri dari 6 kuadran dengan ukuran kuadran 10 x 10 m<sup>2</sup>. Jarak antar transek 30 m sedangkan jarak antara kuadran 10 m. Jumlah kuadran yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 48 kuadran. Kepadatan dan kepadatan relatif masing-masing jenis Teripang (<em>Holothuroidea</em>) dihitung dengan menggunakan rumus menurut&nbsp; Brower and Zar <em>dalam</em> Alfitriatussulus (1989).</p> <p>Hasil penelitian menunjukan di perairan pantai Desa Nusantara dan pantai Desa Dwiwarna&nbsp; terdapat&nbsp; 3 jenis Teripang (<em>Holothuroidea</em>) yaitu <em>Bohadschia tenuissima, Bohadschia marmorata </em>dan<em> Holothuria leucospilota. </em>Pada perairan pantai Desa Dwiwarna kepadatan tertinggi dimiliki oleh jenis <em>Bohadschia tenuissima </em>dengan nilai kepadatan sebesar 0.458 ind/m² dan kepadatan terendah dimiliki oleh jenis <em>Bohadschia marmorata</em> dengan nilai kepadatan sebesar 0.042 ind/m². Sedangkan&nbsp; pada perairan pantai Desa Nusantara kepadatan tertinggi dimiliki oleh jenis <em>Bohadschia tenuissima </em>dengan nilai kepadatan sebesar 0.333 ind/m² dan kepadatan terendah dimiliki oleh jenis <em>Holothuria leucospilota </em>dengan nilai kepadatan sebesar 0.083 ind/m².</p> Anwar Bali Hak Cipta (c) 2020 Prodi MSP STP Hatta-Sjahrir 2021-06-12 2021-06-12 1 01 1 6 KELIMPAHAN DAN POLA PENYEBARAN BULU BABI (ECHINOIDEA) DI PERAIRAN PANTAI TITA, DESA DWIWARNA, KECAMATAN BANDA, KABUPATEN MALUKU TENGAH. https://josths.id/ojs3/index.php/jmsphs/article/view/86 <p>Salah satu sumberdaya perikanan yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai sumber protein hewani adalah Bulu Babi <em>(Echinoidea</em>). Perairan Pantai Tita, Desa Dwiwarna, merupakan salah satu perairan pantai yang terletak di sebelah selatan pulau Naira yang memiliki potensi Bulu Babi <em>(Echinoidea</em>) yang dapat ditemukan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kelimpahan dan Pola Penyebaran Bulu Babi (<em>Echinoidea</em>) di Perairan Pantai Tita, Desa Dwiwarna, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.</p> <p>Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2020 sampai selesai, di Perairan Pantai Tita, Desa Dwiwarna, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan metode transek linier kuadrat. Transek ditarik tegak lurus ±30 meter dari garis pantai ke arah tubir (<em>slope</em>) dengan panjang ±100 meter. Pada setiap garis transek diletakkan kuadran berukuran 10 x 10 m². Kuadran yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 50 buah. Pengamatan dilakukan pada saat menjelang surut atau saat air laut surut terendah pada setiap petak transek (<em>plot</em>) tersebut. Kelimpahan masing-masing jenis Bulu Babi (<em>Echinoidea</em>) yang ada dalam setiap kuadran dihitung dengan rumus yang dikemukakan oleh Dahuri <em>dkk</em> (1993), sedangkan Pola Penyebaran Bulu Babi (<em>Echinoidea</em>) dianalisa dengan menggunakan indeks penyebaran yang dikembangkan oleh Morisita (1962) <em>dalam</em> Khouw (2009).</p> <p>Jenis Bulu Babi <em>(Echinoidea</em>)&nbsp; yang ditemukan di lokasi penelitian adalah <em>Diadema savignyi, Diadema setosum, </em><em>Echinot</em><em>h</em><em>rix</em> <em>ca</em><em>l</em><em>l</em><em>a</em><em>maris</em><em>, </em>dan <em>Tripneusteus gratilla. </em>Kelimpahan tertinggi dimiliki oleh jenis <em>Tripneusteus gratilla</em> dengan nilai kelimpahan sebesar 0,0486 ind/m<sup>2</sup> sedangkan <em>Diadema savignyi</em> memiliki kelimpahan terendah dengan nilai 0,0002 ind/m<sup>2</sup>. Pola penyebaran Bulu Babi <em>(Echinoidea</em>) yang ditemukan pada lokasi penelitian adalah seragam dan mengelompok.</p> Didit Trisno Darmadi Anwar Hak Cipta (c) 2020 Prodi MSP STP Hatta-Sjahrir 2021-06-12 2021-06-12 1 01 7 12 STOK IKAN TUNA (Thunnus.sp) TAHUN 2015-2019 di BANDA NAIRA, MALUKU TENGAH. https://josths.id/ojs3/index.php/jmsphs/article/view/87 <p>Salah satu jenis sumberdaya ikan yang memiliki potensi besar di Indonesia adalah dari kelompok ikan pelagis besar diantaranya adalah Tuna. Di Perairan Laut Banda terdapat 4 jenis ikan tuna yakni Madidihang (<em>Thunnus albacores</em>), Mata Besar (<em>Thunnus obesus</em>), albakora (<em>Thunnus alalunga</em>), dan tuna sirip biru (<em>Thunnus maccoii)</em> dengan potensi lestari masing-masing sebesar 13.723 ton,7.294 dan 150 ton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi sumberdaya ikan tuna di Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi sumberdaya ikan tuna di Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi pada potensi sumberdaya ikan tuna sehingga dapat dijaga kelestariaanya dan dapat dijadikan sebagai bahan kajian dalam penentuan potensi ikan tuna di Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Potensi ikan Tuna (<em>thunnus.sp</em>) di Perairan Kepulauan Banda masih berpeluang dalam pengembangan perikanan tangkap baik Tahunan maupun musiman. Tingkat pemanfaatan rata-rata tahunan maupun musiman ikan tuna (<em>thunnus.sp</em>) di perairan Kepulauan Banda masih belum Optimal (underfishing).</p> Eka Fitria Tlakua Hak Cipta (c) 2020 Prodi MSP STP Hatta-Sjahrir 2021-06-12 2021-06-12 1 01 13 27 HUBUNGAN KELIMPAHAN BULU BABI DAN TIPE SUBSTRAK DI PANTAI TITA DESA DWIWARNA KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH. https://josths.id/ojs3/index.php/jmsphs/article/view/88 <p>Bulu babi merupakan salah satu sumbrdaya laut yang mempunyai peranan yang penting baik dari segi ekologis maupun ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelimpahan bulu babi dengan tipe substrat perairan di pantai Desa Dwiwarna, Banda Naira, Maluku Tengah. Manfaat dari penelitian ini adalah Sebagai bahan referensi untuk penelitian selanjutnya dan Sebagai bahan pertimbangan dan informasi bagi masyarakat. Pengambilan sampel dilakukan pada lokasi penelitian yaitu Perairan Pantai Tita, Desa Dwiwarna. Pengambilan sampel Bulu Babi (<em>Echinodia</em>) dilakukan dengan menggunakan metode transek linier kuadrat pada lokasi yang sudah ditentukan. Panjang Pantai Tita, Desa Dwiwarna adalah ±200 meter. Transek ditarik tegak lurus ±30 meter dari garis pantai ke arah tubir (<em>slope</em>) dengan panjang ±100 meter. Pada setiap garis transek diletakkan kuadran berukuran 10 x 10 . Kuadran yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 50 buah pada perairan Pantai Tita, Desa Dwiwarna, pengamatan dilakukan pada saat air laut surut terendah atau menjelang surut pada setiap petak transek (<em>plot</em>) tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Tripneusteus gratilla, Echinothrix callamaris, Diadema savignyi</em>, dan <em>Diadema setosum</em>, merupakan jenis-jenis buku babi yang ditemukan diperairan pantai Desa Dwiwarna, Kecamatan Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah. Kelimpahan tertinggi bulu babi dimiliki oleh jenis bulu babi <em>Tripneusteus gratilla </em>sebesar 243 individu sedangkan Diadema savignyi merupakan kelimpahan terendah dengan nilai sebesar 1 individu.</p> Rian Drahman Hak Cipta (c) 2020 Prodi MSP STP Hatta-Sjahrir 2021-06-12 2021-06-12 1 01 28 43