KELIMPAHAN DAN POLA PENYEBARAN BULU BABI (ECHINOIDEA) DI PERAIRAN PANTAI TITA, DESA DWIWARNA, KECAMATAN BANDA, KABUPATEN MALUKU TENGAH.
Kata Kunci:
kelimpahan, pola penyebaran, bulu babiAbstrak
Salah satu sumberdaya perikanan yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai sumber protein hewani adalah Bulu Babi (Echinoidea). Perairan Pantai Tita, Desa Dwiwarna, merupakan salah satu perairan pantai yang terletak di sebelah selatan pulau Naira yang memiliki potensi Bulu Babi (Echinoidea) yang dapat ditemukan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kelimpahan dan Pola Penyebaran Bulu Babi (Echinoidea) di Perairan Pantai Tita, Desa Dwiwarna, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2020 sampai selesai, di Perairan Pantai Tita, Desa Dwiwarna, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan metode transek linier kuadrat. Transek ditarik tegak lurus ±30 meter dari garis pantai ke arah tubir (slope) dengan panjang ±100 meter. Pada setiap garis transek diletakkan kuadran berukuran 10 x 10 m². Kuadran yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 50 buah. Pengamatan dilakukan pada saat menjelang surut atau saat air laut surut terendah pada setiap petak transek (plot) tersebut. Kelimpahan masing-masing jenis Bulu Babi (Echinoidea) yang ada dalam setiap kuadran dihitung dengan rumus yang dikemukakan oleh Dahuri dkk (1993), sedangkan Pola Penyebaran Bulu Babi (Echinoidea) dianalisa dengan menggunakan indeks penyebaran yang dikembangkan oleh Morisita (1962) dalam Khouw (2009).
Jenis Bulu Babi (Echinoidea) yang ditemukan di lokasi penelitian adalah Diadema savignyi, Diadema setosum, Echinothrix callamaris, dan Tripneusteus gratilla. Kelimpahan tertinggi dimiliki oleh jenis Tripneusteus gratilla dengan nilai kelimpahan sebesar 0,0486 ind/m2 sedangkan Diadema savignyi memiliki kelimpahan terendah dengan nilai 0,0002 ind/m2. Pola penyebaran Bulu Babi (Echinoidea) yang ditemukan pada lokasi penelitian adalah seragam dan mengelompok.