INVENTARISASI JENIS-JENIS TERIPANG (HOLOTHUROIDEA) PADA PANTAI DESA NUSANTARA DAN PANTAI DESA DWI WARNA KECAMATAN BANDA, KABUPATEN MALUKU TENGAH.
Kata Kunci:
Teripang (Holothuroidea), potensi, kepadatanAbstrak
Teripang (Holothuroidea) merupakan sumberdaya hayati laut yang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Teripang selain dimanfaatkan sebagai makanan berprotein tinggi, juga telah digunakan dalam industri obat-batan, kosmetik dan industri lainnya. Perairan Pantai Desa Nusantara dan Pantai Desa Dwiwarna merupakan salah satu perairan pantai yang terletak di sebelah selatan Pulau Naira yang memiliki potensi Teripang (Holothuroidea) yang dapat ditemukan oleh masyarakat. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis Teripang (Holothuroidea) yang terdapat pada pantai Desa Nusantara dan pantai Desa Dwiwarna Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2020 di perairan pantai Desa Nusantara dan pantai Desa Dwiwarna Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah. Pengamatan dilakukan secara kuantitatif dengan penerapan metode line transek atau transek linier kuadran pada lokasi yang sudah ditentukan. Panjang pantai 290 m, transek ditarik tegak lurus 30 m dari garis pantai ke arah laut dengan panjang 110 m. Pengambilan sampel dibagi menjadi 4 stasiun (2 Stasiun di pantai Desa Nusantara dan 2 Stasiun di pantai Desa Dwiwarna), dimana masing-masing stasiun terdiri dari 2 transek, 1 transek terdiri dari 6 kuadran dengan ukuran kuadran 10 x 10 m2. Jarak antar transek 30 m sedangkan jarak antara kuadran 10 m. Jumlah kuadran yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 48 kuadran. Kepadatan dan kepadatan relatif masing-masing jenis Teripang (Holothuroidea) dihitung dengan menggunakan rumus menurut Brower and Zar dalam Alfitriatussulus (1989).
Hasil penelitian menunjukan di perairan pantai Desa Nusantara dan pantai Desa Dwiwarna terdapat 3 jenis Teripang (Holothuroidea) yaitu Bohadschia tenuissima, Bohadschia marmorata dan Holothuria leucospilota. Pada perairan pantai Desa Dwiwarna kepadatan tertinggi dimiliki oleh jenis Bohadschia tenuissima dengan nilai kepadatan sebesar 0.458 ind/m² dan kepadatan terendah dimiliki oleh jenis Bohadschia marmorata dengan nilai kepadatan sebesar 0.042 ind/m². Sedangkan pada perairan pantai Desa Nusantara kepadatan tertinggi dimiliki oleh jenis Bohadschia tenuissima dengan nilai kepadatan sebesar 0.333 ind/m² dan kepadatan terendah dimiliki oleh jenis Holothuria leucospilota dengan nilai kepadatan sebesar 0.083 ind/m².