GAGONA: Jurnal Program Studi Budidaya Perairan STP Hatta-Sjahrir Banda Naira
https://josths.id/ojs3/index.php/jbdphs
Program Studi Budidaya Perairan STP Hatta-Sjahrir Banda Nairaid-IDGAGONA: Jurnal Program Studi Budidaya Perairan STP Hatta-Sjahrir Banda NairaTINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP MANGROVE Ceriops tagal YANG DIBUDIDAYAKAN DENGAN SISTEM POT BAMBU
https://josths.id/ojs3/index.php/jbdphs/article/view/263
<p>Mangrove sangat penting sebagai penghalang angin dan ombak yang berasal dari laut di wilayah pesisir. Berbagai upaya penanaman mangrove jenis <em>Ceriops tagal</em> di wilayah pesisir Kepulauan Banda diantaranya pesisir Pantai Tita dan pesisir Pulau Banda Besar sering dilakukan sebagai bentuk perluasan kawasan ekosistem mangrove di pesisr kepulauan Banda serta upaya untuk melindungi wilayah pesisir dari angin dan ombak besar pada musim-musim tertentu. Namun hingga saat ini upaya tersebut belum membuahkan hasil. Olehnya itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelangsungan hidup serta factor penyebab kematian bibit mangrove dan pertumbuhan mangrove jenis <em>Ceriops tagal</em> yang dibudidayakan dengan sistem pot bambu di perairan pesisir di desa Boiyau kecamatan Banda Maluku Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tegakan anakan mangrove yang mati adalah 9 tegakan (30 %), dan yang hidup adalah 21 tegakan dengan nilai presentase 70 %. Pada minggu kedua setelah penanaman anakan mangrove, nilai survival rate yang tersisa adalah 20 % (tersisa 6 tegakan mangrove hidup), dengan jumlah mangrove yang mati mencapai 24 tegakan atau 80 %. Tingkat kelangsungan hidup mangrove pada minggu ke tiga hingga minggu ke enam adalah 0 %. Pertambahan pertumbuhan panjang pada minggu pertama adalah 0,5 cm menjadi 15,5 cm. pada minggu kedua pertambahan pertumbuhan rata-rata adalah 1,0 cm menjadi 16,5 cm. pada minggu ketiga hingga minggu kelima data pertumbuhan adalah 0.</p>Nastain Safar
Hak Cipta (c) 2023
2023-03-202023-03-2021114