PENGARUH KEPADATAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN MANGROVE Bruguiera Sp DI PANTAI DESA KAMPUNG BARU KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH.

Penulis

  • Nadya Uding Program Studi Budidaya Perairan STP Hatta-Sjahrir

Kata Kunci:

Kepadatan, Pertumbuhan,Kelulushidupan,Mangrove Bruguiera Sp

Abstrak

Penelitian ini di lakukan dengan tujuan melihat pengaruh kepadatan terhadap pertumbuhan serta tingkat kelulus hidupan bibit mangrove selain itu diantara ke tiga perlakuan manakah perlakuan yang paling berpengaruh. Data yang diambil adalah data yang di ukur setiap minggu dimana setiap perlakuan akan diukur setiap minggu untuk mendapatkan data pertumbuhan serta data kelulushidupan bibit mangrove sampai akhir penelitian. Untuk hasil pengukuran yang dilakukan sampai pada akhir penelitian perlakuan A kepadatan 5 merupakan perlakuan yang pertumbuhan bibit mangrove yang paling baik karena sampai pada akhir penelitian bibit mangrove yang di tanam perlakuan A tumbuh dengan sempurna dan tingkat kelulushidupanya 100% untuk perlakuan B kepadatan 10 merupakan perlakuan yang di katakana cukup baik. Karena bibit mangrove yang di tanam kepadatan 10 tumbuh cukup baik dengan tingkat kelulushidupan 94%. Sedangkan untuk perlakuan C kepdatan 15 adalah perlakuan yang kurang baik karena di antara ketiga perlakuan yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan tingkat kelulushidupan bibit mangrove adalah perlakuan C atau (kepadatan 15) Dimana tingkat kelulushidupan bibit mangrove 67%. Data yang diperoleh kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan menggunakan program Exel 2007 dan SPSS 16.0. Analisis Ragam (ANOVA) dengan uji F pada selang kepercayaan 95% digunakan untuk menentukan apakah perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan bibit mangrove Bruguera Sp. Apabila perlakuan berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) untuk menentuka perbedaan antar perlakuan.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-02-17