Pelatihan Pembuatan Kulit Udang menjadi Penyedap Rasa Alami Bagi Masyarakat Desa Nusantara Kecamatan Banda Neira
Kata Kunci:
Banda Neira, Desa Nusantara, Kulit Udang, Penyedap Rasa AlamiAbstrak
Desa Nusantara merupakan Desa utama di dekat pelabuhan Banda neira dan sebagai jantung Kota. Sebagian besar masyarakat bermata pencaharian nelayan dan menjual produk perikanan, terutama ketika kapal masuk ke Banda. Namun, limbah padat hasil perikanan yang dihasilkan juga cukup tinggi dengan salah satunya yaitu limbah kulit udang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa Nusantara dengan mengolah kulit udang menjadi penyedap rasa alami yang bergizi tinggi dan lebih sehat dari penyedap rasa komersil. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh mahasiswa dan dosen Prodi THP, Polikant, berlokasi di Balai Desa Negeri Banda Neira, dengan kegiatan berupa Penyuluhan, Kunjungan, Pelatihan Pengolahan kulit udang menjadi penyedap rasa alami serta Pengadaan sarana dan prasarana. Keberhasilan pelatihan diukur menggunakan instrument uji preferensi dan uji lab untuk kadar air dan kadar lemak. Hasil pengabdian menunjukkan preferensi masyarakat terhadap warna, aroma, tekstur, kenampakan dan rasa bahwa masyarakat lebih menyukai penyedap rasa alami dari kulit udang dibandingkan dengan penyedap rasa komersil sejenis bermerk Royco, Masako dan Maggie sebesar 80% lebih tinggi. Untuk aroma yang dihasilkan yaitu bau/aroma khas dan kadar air sebesar 3,64% b/b dan kadar lemak 0,82% b/b. Hasil yang dicapai adalah adanya pengetahuan terkait potensi kulit udang menjadi penyedap rasa alami untuk mengatasi permasalahan limbah padat hasil perikanan. Selain itu. Hasil olahan penyedap rasa alami kulit udang tersebut dapat menjadi nilai tambah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa Nusantara Kecamatan Banda Neira.